Untitled Document
kalo kalian Mau lanjutin baca tulisannya ... klik aja judul tulisannya...

Selasa, 22 November 2011

Revenge for bocah smp

Gue adalah orang yang paling suka usil sama orang lain. Kejelekan gue tersebut sudah muncul sejak gue smp. Tapi dengan tidak memandang warna kulit, kejahilan gue itu muncul lagi di saat sekarang. Pada umumnya , orang yang dijahilin pasti marah-marah.
Belum pernah orang yang dijahilin kebelet jadi baik. Apalagi kebelet jadi presiden.

Kejahilan gue ini timbul akibat pertemanan gue bersama genk jahil smp gue.
Yang suka manggil angkot tapi sehabis dipanggil nggak mau naik. Yang suka ngejahilin tukang angkot sampai marah -marah ngeluarin linggis dari bawah jok angkotnya. pokoknya seram banget. Wajahnya penuh kebencian dan jelek banget.

yah .. itulah sekilas profil aktivitas nahas gue selama masih menjadi seorang anak smp...
Oh ya , gue udah sukses menjahilin seorang anak SMP kelas 2 dengan taktik yang " woooww ! sesuatu banget ! " yaitu dengan sukses menjebloskannya ke dalam sebuah lubang lumpur istimewa. Itu karena dia pernah ngejek gue seminggu yang lalu.

Apa sih "Lumpur istimewa ? "

nanti loe bakal tau sendiri !

Dengan bangganya dia nantangin gue buat berkelahi. Jujur gue sakit hati diledekin. Gue sih nggak mau berkelahi sama anak-anak kayak gitu. Nggak ada untungnya soalnya. Yang ada malah bikin hipertensi. Jadi gue menyerangnya dengan segala ilmu kejahilan gue.

Oke deh...Intinya gue dendam !
Dendam.... Apa itu dendam ? mengapa harus dendam ? apa yang kita dapat dari balas dendam ? apakah semacam bolu kukus ? atau lolipop ?

Dendam merupakan segala keegoisan manusia ( iya gue tau semua orang pasti tau arti ini).
Ketika kita merasa tersakiti oleh orang lain, ada semacam dorongan dari ego untuk membalas kepada orang tersebut. Ketika kita nggak mampu membalasnya, ego itu jugalah yang mendorong kita untuk melampiaskannya ke orang-orang lain yang memiliki karakteristik yang mirip dengan orang yang pernah menyakiti kita. Jadi mending loe nyari musuh yang kayak monyet wajahnya , jadi pas dendam loe nggak kesampaian ke dia , loe bisa ngebalasnya ke Monyet.

Oke , by the way setelah mendapat ledekan dari seorang bocah smp, Lantas apa yang gue lakukan ?



1. Pemahaman dan ide

Melalui pemahaman gue bahwa mukanya begitu menggenaskan dari jempol kaki gozilla, maka gue udah dapat menafsirkan bahwa gue harus nyari cara dan dari situlah gue mendapatkan ide keji nan mungkar ini yaitu bagian tubuh mana yang bakalan dijadikan sasaran kejahilan gue. Kalo badan , nggak seru !
Apalagi kalo kaki , nggak ada spesialnya .
Awalnya sih gue mau ngedoain dia bisulan pas di selangkangan. Biar pas jalan dia meringis , merintih , dan menangis.

Tapi , gue nggak mau kayak gitu. Gue mau ngeliat si anak smp ini menderita fisiknya
dengan lumuran lumpur bekas e'ek keponakan gue.

Berhubung keponakan gue umurnya baru 2 tahun dan kalo masuk angin dan sakit perut sering mengeluarkan batangan emas ( baca : FESES ). So, ini menjadi hal yang memudahkan gue.

2. Kesempatan

Gue harus bersusah payah memikirkan bagaimana cara mengambil kesempatan begitu si anak tengik ini melewati jalan depan rumah gue.
yang sempat terlintas di kepala gue adalah menyiramnya dengannya santan basi.
Tapi ide itu seketika buyar ketika gue mendapatkan si bocah ini sedang asyik jalan di depan rumah gue dengan adik perempuannya yang kalau menurut gue umurnya juga nggak beda jauh dengan abangnya.
Otak kanan dan otak kiri gue perang mencari solusi gimana caranya supaya adiknya itu nggak kena jebakan gue. So, otomatis gue harus cari trik.
Nah kesempatan merupakan faktor penting dalam pembalasan dendam gue.
Kesempatan juga sering berubah-ubah. Bisa jadi kesempatan yang bakal dilakukan seketika itu juga berubah. Tergantung seberapa besar keahlian target yang bakal loe serang. So, you must pay attention every movement of your enemy.

3. Jangan sampai meleset

Loe harus pastikan bahwa target loe nggak meleset dari jebakan yang loe buat.
Gue khususnya, melakukan konsentrasi yang penuh supaya tujuan gue ini bisa tercapai dengan lancar dan tanpa kecacatan. Gue melakukan semacam ritual dengan komat-kamit supaya target gue nggak meleset.

berikut adalah hal-hal yang harus diwaspadai agar target musuh loe nggak meleset.

Biasanya Musuh yang sering lepas dari jebakan adalah

: Bila dia sejenis manusia maka "sesak boker" adalah hal yang pertama yang membuat ia tidak melanjutkan langkahnya sehingga tidak mengenai jebakan yang anda buat

Jadi untuk hal ini nggak ada solusinya. Loe musti pasrah sampai dia mau nginjak jebakan yang loe buat. Kecuali kalo loe mau buat jebakan di WC rumahnya.


***

Jadi setelah Gue pastikan ketiga hal diatas merupakan poin penting dalam kasus revenge ini . Maka gue memulai untuk membuat jebakannya. Karena ini berhubungan dengan feses keponakan gue. Jadi selama 2 hari sebelumnya gue harus dengan sabar menunggu kapan keponakan gue B.A.B. Gue pastinya mencet hidung dengan kuat mengambil pempers milik keponakan gue dan meletakkannya ke lubang yang udah gue gali sebagai jebakan untuk si bocah smp itu.

Gue mencoba menarik nafas normal karena kekurangan oksigen. Dan dengan riang gembira meletakkan rerumputan diatas lubang tersebut dengan sedikit modifikasi agar si bocah ini nggak ngeliat ada lubang neraka yang bakal dia injak. Oh ya ,

Dan akhirnya .....

#Crosss #jlubb

mata kakinya megap-megap tergenang feses keponakan gue. Dan pada saat itu gue berhasil ngejek dia dengan tenaga bahagia gue. Gue ketawa segila mungkin. Dan wajahnya asli mau nangis. Gue puas banget. Kalo aja dia nggak buat gue tersakiti dengan ejekannya sebelumnya. Pasti dia nggak bermasalah dengan gue.

***

2 hari kemudian, gue jumpa dia di salah satu tempat futsal di daerah jalan rumah gue. Gue hampiri dia, dan gue minta maaf ke dia. Dia juga ngaku salah ke gue. Jadi dia dan gue saling bermaafan sambil menyesali perbuatan masing-masing.

Dia minta maaf ke gue sampai mau meluk gue. Tapi karena gue paling anti dengan adegan maho, jadi gue mundur dan gue jabat tangannya. Gue nggak nyangka kalo seandainya gue berhasil dipelukan terus ada yang iseng ngambil foto, terus disebarin ... wah bakal jadi fitnah yang luar biasa pasti.

Yeah, itulah sedikit pengalaman gue ketika gue masih duduk di kelas 1 SMK.
Sampai sekarang kejadiannya nggak mau menghilang dari fikiran gue. So, nggak ada salah kalo gue bagikan ke loe.


Oh ya , Jangan tiru adegan ini. Adegan ini sangat berbahaya bila salah target.
So, Don't try this at home !






Daftar Blog Saya

 
designed by @rifqiyusuf